Taubat Dari Riba Ketika Sudah Terkena Musibah

Biasanya, orang yang terlibat Riba, belum mau bertobat jika belum mendapat musibah..
.
Kita kira, hidup kita baik-baik saja..
Kita kira, kendaraan, rumah, gaji, jabatan yang kita peroleh dari Riba, adalah rejeki yang berkah dari Allah..
Kita kira, Allah sayang sama, Allah memuliakan kita..
.
Padahal TIDAK!!
Allah sama sekali tidak akan merahmati para pelaku RIBA.
.
Pasti!! Yakin!!
Suatu saat Allah akan menjatuhkan kita, Mengambil semua yang kita banggakan selama ini..
Dan ketika itu terjadi, kita baru sadar..
Betapa kejamnya Riba!
Betapa Allah sangat Berkuasa untuk menghancurkan Riba!
.
Dan ketika itu.. Kita baru menyesal.. Baru bertobat..
.
Bersyukurlah, jika semua kenikmatan diambil Allah saat nafas masih ada..
Karena kenikmatan dunia, tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan kenikmatan di surga..
.
Namun,
Jika Allah memanggil kitadalam keadaan masih bermaksiat.. maka penyesalan sudah tidak ada gunanya.. sudah terlambat..
.
Sudah tidak ada lagi kesempatan untuk  memperbaiki diri. Dan tunggu saja, akan ada adzab yang pedih di neraka…
.
Belum cukupkah pengalaman oranglain yang jatuh karena RIBA menjadi pelajaran untuk kita?
Atau, apakah kita harus merasakan sendiri, bagaimana dahsyatnya ancaman dosa Riba yang Allah janjikan dalam firmanNya!! Supaya kita percaya luar biasanya siksaan Allah kepada pelaku Riba..
.
Naudzubillaahimdzaalik

Musibah

Banyak sekali yang salah dalam mengartikan makna Musibah. Kita pada umumnya akan menafsirkan kesusahan Dunia itu ada Musibah. Seperti kecelakaan, tertimpa bencana, atau bahkan menilai hidup miskin, terlilit banyak hutang, pesakitan, pun adalah Musibah. Padahal itu semua bukan Musibah tapi Ujian.
.
Nah Ujian pun tidak hanya berupa kesedihan tapi juga kesenangan. Uang banyak, rumah mewah, kendaraan Mewah dll. Intinya, semua yang kita miliki saat ini adalah ujian. Allah ingin melihat seberapa taat kita terhadapNya jika ditempatkan diposisi saat ini.
.
Lalu apa Makna Musibah? pengertian Musibah adalah jika diri kita jauh dari Allah dan Allah membiarkan kita karena kemaksiatan yang kita lakukan.
.
Makanya  walaupun ada orang kaya dan dia bisa membeli segalanya di dunia dengan uangnya tapi dia jauh dari Allah, Maka itu yg dinamakan musibah. Begitu pula dengan orang miskin, musibah yang menimpanya bukanlah karena kemiskiannya tapi karena jauh dari Allah.
.
Mengapa jauh dari Allah dikatakan sebagai Musibah? ya karena jauh dari Allah, tak kan diberi kebahagiaan Dunia apalagi di akhirat. Lalu apa yang paling menyedihkan selain masuk ke Neraka? pasti tidak ada, Karena Allah telah mendesain Neraka adalah tempat penyiksaan yg tidak ada hentinya.